“MAK CLING” Magetan Bergerak Cegah dan Libas Stunting


Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah 5 tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan, yang terlihat dari panjang atau tinggi badan di bawah standar anak seumurnya (Kementerian Kesehatan, 2018). Angka stunting di Kabupaten Magetan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mencapai 30,2%, ini menunjukkan bahwa masalah balita stunting masih cukup tinggi. .
Strategi nasional percepatan penurunan stunting menetapkan Kabupaten Magetan dalam 360 kabupaten wilayah prioritas penanganan tahun 2021, dan merencanakan perluasan penanganan secara bertahap sampai dengan seluruh kabupaten/kota tertangani pada tahun 2024.
.
Pada tahun 2021 ditetapkan 15 desa lokus (prioritas) stunting, dan tahun 2022 sebanyak 19 desa serta menyusun rekomendasi intervensi. Untuk membuat kesepakatan dan komitmen bersama dalam pelaksanaan intervensi di desa lokus, maka dilaksanakan Rembug Stunting di Kabupaten Magetan, bertempat di Ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Kamis (07/10/2021)
.
Bupati Suprawoto dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Magetan Hj Nanik Sumantri mengemukakan bahwa aksi konvergensi dalam percepatan pencegahan stunting diantaranya adalah menetapkan desa lokus stunting tahun 2021 dan 2022, serta penetapan kegiatan prioritas dari semua OPD untuk mendukung pencegahan dan penurunan stunting. ” Rembug Stunting ini merupakan aksi ketiga dimana melalui kegiatan ini akan kita galang komitmen dan kita diskusikan langkah-langkah dan strategi untuk pelaksanaan percepatan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Magetan” terang Hj Nanik Sumantri saat membuka acara Rembug Stunting.
.
Diharapkan dengan rembug Stunting ini akan diperoleh komitmen bersama, satu pemikiran, satu tekad, satu semangat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penurunan stunting dengan slogan “MAK CLING” Magetan Bergerak Cegah dan Libas Stunting.
.
Dalam kesempatan tsb dilaksanakan penandatanganan berita acara rembug stunting dan komitmen bersama. Dilanjutkan dengan diskusi panel dengan narasumber dari Asisten Tim Ahli Public Policy Kementerian Dalam Negeri (Ida Nurbaya, SE), Kepala Bappedalitbang Kabupaten Magetan serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.
.
Hadir dalam acara tsb Ketua DPRD Magetan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magetan, Sekdakab Magetan, Asisten 1, Kepala OPD serta undangan lainnya yang mengikuti secara live dan virtual.
(Prokopim/edh/be/dj/ahm/gtm/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *