Diskusi Publik dan Launching Bulan Periksa Mata 2026, Program I-SEE (Inclusive System for Effective Eye Care)
Sahabat prokopim,
Pemerintah Kabupaten Magetan gelar Diskusi Publik dan Launching Bulan Periksa Mata 2026 Program I-SEE (Inclusive System for Effective Eye Care) yang bersinergi dengan Yayasan Para Mitra Indonesia sebagai langkah mendorong kebijakan layanan kesehatan mata yang komprehensif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan di Kabupaten Magetan.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Ki Mageti, Setdakab Magetan pada Senin(22/06) dan diikuti oleh Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, Yayasan Para Mitra, Ka Dinas Kesehatan, Ka Dinas Sosial, Opd terkait lainnya, serta Undangan Lainnya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Direktur Para Mitra Indonesia, Asiah Sugiyanti, yang memaparkan secara singkat mengenai tujuan dan cakupan Program I-SEE (Inclusive System for Effective Eye Care). Ia menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan mata yang inklusif, terutama bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas, melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor dan pelibatan aktif masyarakat. Ibu Asiah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan tenaga kesehatan untuk mendukung pencapaian target bidang kesehatan di tingkat lokal.
Sementara Wakil Bupati Magetan Kang Suyat dalam sambutannya Menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Magetan, Saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini dan peran orang tua sangat penting dalam menunjang kegiatan ini.
“Berbagai capaian positif telah dihasilkan, di antaranya peningkatan kapasitas kader dan guru dalam deteksi dini gangguan penglihatan, terbentuknya desa sehat mata, peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan mata yang ramah disabilitas, serta dukungan kebijakan daerah dalam pengembangan desa sehat ματα inklusi. capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan mata memerlukan keterlibatan dan gotong royong dari berbagai pihak”, ujar Kang Suyat
“Saya mengajak seluruh opd terkait, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, organisasi disabilitas, media massa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung upaya pencegahan gangguan penglihatan di kabupaten magetan, Saya juga mengajak seluruh masyarakat layanan magetan untuk memanfaatkan pemeriksaan mata, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan penglihatan, dan bersama-sama mewujudkan magetan yang lebih sehat, produktif, dan inklusif”, imbuhnya
Acara dilanjutkan dengan pemberian Penghargaan inovasi kesehatan mata tingkat Kecamatan.
Diskusi publik ini bertujuan untuk memperkuat sinergi multi pihak dalam merumuskan strategi kebijakan layanan kesehatan mata yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut menyoroti pentingnya integrasi layanan kesehatan mata dalam kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dengan semangat tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam memperoleh akses kesehatan yang layak.
(Prokopim/adm/bee/ahm)
