RAKOR PENGENDALIAN INFLASI DAERAH


Mengawali rakor pengendalian inflasi secara daring pada hari ini, Senin (24/7) Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampiakan pesan Presiden RI, ” stabilitas harga masih baik ( untuk konsumen dan petani/peternak). Cek terus jangan sampai kehilangan kendali terhadap inflasi.”

Direktur Statistik Harga BPS, Widhiarto Putranto dalam paparannya Minggu ke 3 Juli 2023 menyampaikan, komoditas beras terus mengalami kenaikan sejak juli 2022 hingga Juni 2023, namun beberapa bulan terakhir kenaikannya mengalami perlambatan. Komoditas pangan dengan faktor musiman secara historis berpotensi
menyebabkan inflasi di bulan Juli. Komoditas tarif Sekolah juga
cenderung terjadi pada tahun ajaran
baru (bulan Juli-September).
Komoditas yang terdampak faktor
libur Panjang – karena kenaikan
permintaan (transportasi, makanan-
minuman jadi).

” Secara nasional, jumlah kab/kota
yang mengalami kenaikan IPH
turun sekitar 4% dari minggu
sebelumnya. Penurunan IPH terjadi di sebagian besar wilayah Jawa ” paparnya.

I Gusti Ketut Astawa Deputi Badan Pangan Nasional, mengharapkan semua daerah untuk terus berupaya mengendalikan inflasi di daerahnya masing-masing.
Upaya Mitigasi Rekomendasi Kebijakan
Mendorong pelaksanaan cadangan jagung
pakan pemerintah oleh Perum BULOG.
Menghubungkan asosiasi peternak dengan
Produsen Jagung di wilayah Surplus.
Upaya Mitigasi Rekomendasi Kebijakan
Berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan terkait akselerasi realisasi Impor.
Upaya Mitigasi Rekomendasi Kebijakan
GPM Daging. Ayam Ras di Jabodetabek dan sekitarnya.

Bambang Wisnu Broto, Dirjen Perdagangan menyampaikan, ” sampai dengan minggu ketiga ini harga minyak goreng periode Juli 2023 masih terpantau stabil “. Beliau juga mengharapkan dinas yang membidangi perdagangan di tingkat Provinsi dan Kab/Kota untuk tetap
melakukan pengawasan ketersediaan dan kelancaran distribusi dari D1 sampai pengecer.

Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementrian Pertanian drh. Agung Suganda M.Si, menyampaikan upaya antisipasi untuk peningkatan produksi dan strategi antisipasi El nino masih menjadi perhatian di sektor pertanian. Secara nasional, ketersediaan 12 pangan pokok Januari – Desember 2023 mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

” Masih ada beberapa komoditas pangan yang perlu diimpor, seperti kedelai, bawang putih, daging sapi/kerbau dan gula kristal putih. Impor ini dilakukan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah. Perlu dilakukan penguatan logistik dan distribusi pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit untuk menstabilisasi harga dalam pengendalian inflasi ” jelasnya.

Epi Sulandari Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayan Publik Bulog menyampaikan, harga beras menunjukan kenaikan harga jika dibandingkan minggu sebelumnya. Namun tren selama 8 minggu relatif stabil. Program bantuan pangan 3 alokasi mendukung stabilitas harga ditingkat konsumen. Stok beras741.373 ton dengan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 684.583 ton. Penambahan stok terus dilakukan baik dari produksi DN maupun beras impor yang mulai masuk. Penyebaran stok dilakukan untuk memenuhi Gudang gudang di seluruh Indonesia, sehinggs BULOG siap untuk
melaksanakan penugasan penyaluran CBP selanjutnya termasuk SPHP dan bantuan pangan tahap berikutnya.

Wakil Bupati Magetan dalam kesempatan ini menghimbau kepada stakeholder terkait untuk terus memantau kenaikan komoditas yang memiliki potensi penyebab inflasi dan ketersedian stok gas Lpg 3kg di Magetan.

Hadir juga dalam giat kali ini Wakil Bupati Magetan, Forkopimda Magetan, OPD terkait, perwakilan Bulog dan BPS Magetan.
(Prokopim/ahm/be

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *